23 Juli 2014, 02.05 pm
Hemm siang yang indah. Loh? Kok
bisa? Bukannya lagi berduka nih?
Haha..iya aku emang
lagi berduka. Tapi berdukanya cukup sampe pagi aja. Kalo sekarang. Aku udah
seneng. Udah jauuuuh lebih baik dari tadi pagi apalagi kemaren malam. Berkat
kekuatan do’a, zikir, shalat dan ngaji, aku bisa seperti ini. Ya, Dia Yang Maha
Pemberi Kekuatan. Karena dia aku bisa sekuat ini, hanya dengan beberapa jam,
aku telah melupakan kesedihan yang ku alami. Rasa sakit itu, kini sudah tak
begitu kurasakan lagi. Terima kasih, Ya Allah.
Sekarang, aku merasa damai,
tenang, seakan-akan tidak ada yang terjadi. Pikiranku terbuka luas, jauuuh ke
depan. Jalan yang akan aku tempuh dikemudian hari, kini begitu terpampang di
depan mataku. Ya, aku tau apa yang akan aku lakukan mulai hari ini.
Mencari kesibukan. Dengan
melakukan semua kegiatan yang membawa manfaat bagi diriku untuk masa depanku.
Mau tau itu seperti apa? Baiklah, akan aku beritahu. Jadi mulai hari ini, aku
telah menyusun rencana. Memang hanya sebatas rencana. Rencana kegiatan yang
akan aku lakukan selepas 60 hari ini. Oh, tidak. Hanya tinggal 50 hari lagi.
Masih lama sih, tapi setidaknya aku punya rencana. Agar ke depannya, aku bisa
menjadi pribadi yang lebih baik lagi.
Yang pertama, setelah aku balik
ke Bjb, aku akan beli gitar. Gitar biasa yang harganya sekitaran 200 ribu. Yup.
Sudah lama sekali aku ingin belajar gitar. Dari Sma. Inspirasinya dari film,
dari teman juga. Pengen banget bisa main gitar. Biar kalo pas lagi sedih atau
bête, bisa nyanyi-nyanyi sendiri, metik2 gitar sendiri. Nyari hiburan lah. Kalo
soal belajarnya, sementara mo belajar sama monic dulu. Dia pandai banget main
gitar. Suaranya juga bagus. Nanti kalo udah ada uang lagi, atau bulan depannya
lagi, baru aku ikutin kursus gitar. Biar kemampuanku makin daebak kayak IU J
Yang kedua, setelah aku balik ke
Bjb, aku akan ngambil kursus bahasa inggris. Biar 2 sekalian. Di interact sama
yang di bingo. Soal uangnya, aku bakal rayu ayahku nanti. Paling gak minta
setengahnya lah, biar gak ngebebanin ayah banget. Ayahku pasti mau. Selama ini
kan, beliau yang ngotot abis nyuruh aku ikutin kursus b.inggris. Biar cepat
bisa katanya. Biar gampang nyari kerja. Bener. Bener banget. Iya, ayah. Akan
aku lakukan apa yang ayah mau. Aku udah janji kok pada diri aku sendiri. Tahun
depan, ketika usia ku menginjak 20 tahun, aku sudah bisa berbahasa inggris.
Janji yang ku tulis di balik pintu lemari bajuku. Yang kadang kebaca, kadang
juga gak. Tapi mulai hari ini, meskipun aku gak bisa baca janji itu, lantaran
aku di rumah, mulai hari ini, janji itu aku tulis di hati aku. Di sanubariku
yang terdalam. Aku ingin selalu mengingatnya dan mengucapkannya. Janji yang ku
tulis demi ayah, dan masa depanku. Fighting, Uli. Kamu pasti bisa ^^
Yang ketiga, aku akan
melanjutkan kegiatan menulisku yang sempat tertundu sebulan lebih lantaran
kesibukanku pas kuliah. Tulisanku yang kini telah sampai pada halaman 45, aku
akan meneruskannya. Tulisan yang menceritakan tentang kisah hidupku, kisah
cintaku, perjuangan cinta lebih tepatnya. Mungkin akan nada sedikit perubahan
di bagian klimaks dan ending. Tapi tetap saja objeknya adalah dia. Aku punya
target, 50 hari ke depan, cerita itu selesai ku buat. Jadi, Uli, harus tetap
semangat. Jangan malas, jangan loyo, harus semangat terus. Okkeyy???. Okkey^^
Yang keempat. Yang ini nih, yang
bener2 harus rutin dikerjain setiap hari. Rendam tangan pake air garam biar
halus, kompres mata pake the celup biar kantung mata dan mata pandanya
berkurang, maskeran 2-3 kali seminggu biar muka jadi bersih dan cerah, luluran
tiap 3 kali seminggu biar kulit badan dan muka makin kinclong pas di hari
resepsi kakak aku. Dan terakhir, yang ini nih yang baru aku beli, baru di pesan
dari jawa. Power pore clenser. Alat penyedot komedo biar komedo2 di hidung aku
pada terangkat, dan wajah aku jadi bersih tanpa komedo. Amin. Semoga dalam 2
bulan ini, semua perawatan yang aku lakukan, bisa bikin aku jadi tambaaah
cantik. Tambah kinclong, tambah bersih, tambah menarik perhatian orang2 yang
melihatku. Hihi. Yahh meskipun awalnya, motivasi aku untuk melakukan semua
perawatan itu, adalah untuk dirinya. Berharap 2 bulan kemudian, di saat kami
bertemu kembali, dia terpesona melihat aku makin cantik. Lalu dia menyukaiku,
dan nembak aku. Haha. Khayalan anak es em pe itu mah. Tapi ya sudahlah. Jika
niatnya dulu begitu, namun hari ini lain lagi. Niatnya adalah untuk semua
orang. Juga untuk diriku sendiri. Memberikan kepuasan karena telah berhasil melakukan
berbagai cara untuk menjadi cantik, justru merupakan kebahagiaan tersendiri
yang gak bakalan orang lain bisa rasain. Dan itu yang aku tunggu. So, mulai
hari ini, semangat ya perawatannya. Yang bakal cantik juga kamu kok. Jadi yang
rutin dan jangan malas. Okkkey uli? Okkeyy :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar