8 agustus 2014, 10.12 pm
Aku rindu dia.
Rindu sekali. Tiap hari aku merindukannya. Chat an lama dengannya, good
nightnya dia, aku rindu. Sekarang aku udah gak bisa lagi liat statusnya dia.
Emang sengaja aku gak mau aktifin bbm di hape bb ku lagi. Bukan apa2 sih. Biar
gak bikin kecewa aja. Aku kan sering sedih kalo aku nulis status soal dia, eh
dia malah balas gak respon balik. Menunjukan dirinya bahwa dia mulai mundur
secara perlahan untuk menjauhiku. Huhh
Oppa, bogoshipo. It’s
all about you, al. You know? Status bbm aku, tweet aku, status fesbuk, dan
hampir semua postingan aku di blog ini. Itu
tentang kamu. Tapi kamu gak sadar ya? Huft.
Tega banget kamu bilang aku udah move on, atau mendapatkan penggantimu. Emang
aku cewe apa an. Mudah melupakan semudah itu? Aku udah bilang kan. Aku tuh
konsisten orangnya. Sekali jatuh cinta pada seseorang, sampai kapan pun aku
akan berjuang utk perasaanku. Hingga aku sendiri yang memutuskan utk menyerah
dan melupakanmu. Tapi hingga saat ini, meski aku tau kamu gak mau pacaran
denganku, aku masih berharap padamu. Aku tidak akan menyerah. Tidak akan
semudah itu, al.
Makasih? Iya
sama-sama. Barelaan? Iya sama-sama.
Hufft. Mewek lagi deh. Abis, kata2nya kaya mo pergi aja. Bikin sedih
tau.
Jangan pergi ya, al. Ku mohon. Kalaupun kamu ingin pergi, jangan lama2.
Nanti balik lagi, oke?
Jangan biarkan aku menunggu terlalu lama. Karena rasa rindu yang tak
tersampaikan itu lebih nyesekin daripada bengek. Iya sih aku gak pernah bengek.
Aku akan menunggumu, al. Aku akan menunggu
kembali keajaiban itu. Yaitu disaat kamu hadir seperti ini. ketika aku sangat merindukanmu.
Membayangkan dirimu, melihat fotomu, ngebaca chat’an kamu. Datanglah disaat aku
seperti ini. Aku akan tunggu. Oke?
Nite juga al :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar