Entah sejak kapan "hanya sementara" menjadi 2 kata penguat hati. Tenanglah karna ini hanya sementara. ketika lisan ini berucap lelah dan fisikku tak kuat lg utk berdiri tegak saat badan ini butuh tempat utk berbaring, ku ucap kalimat sederhana namun menguatkan. Ini hanya sementara. proses yg kulewati saat ini tak terasa sdh hampir 6 bln, dan sebentar lagi ini akan berakhir. sebentar lg aku akan menikah. akan kutinggalkn semua letih yg kurasa setiap pp selama 1 jam kdg-brb. kutinggalkn pekerjaan yg menguras tenaga.
sungguh aku tdk sabar saat itu tiba. sungguh aku butuh sekali seorang pendamping hidup utk sandaran ketika ku terjatuh. berkali2 jatuh membuatku sungguh amat terluka, hingga rasanya aku ingin berhenti saja.
namun ketika ku ingat 1 tahun yg lalu, ketika ku sgt butuh pekerjaan, bahkan pekerjaan yg digaji 100 200 pun aku rela, asalkan bekerja, asalkan tdk menganggur.ketika ku ingat semua jasa ortu yg telah membiayaiku, sungguh seharusnya aku bersyukur, bukan mengeluh.
walaupun hanya 2 kata singkat, tp cukup menguatkn. toh hari2 berlalu takkan terasa kan. buktinya 5 bln tlh ku lewati. jarak tempuh 30km setiap hr mjd biasa bagiku.
On your facebook, you write "it's all about you". I don't know who you mean by 'you'. But I also want to say that I have written about you too here. This is all about you too, al.
Kamis, 20 Desember 2018
Hanya sementara
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar