expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

Jumat, 24 Juli 2015

Bukan Lelaki Impian

24 juli 2015, 10.48 pm
   Wahh seru sekali. Gak puas baca komik nya langsung buka laptop dan nonton filmnya. Conan oh conan. Meski wujud nyatamu anak kecil kau tetap shinichi yg selalu melindungi Ran. Yang selalu berada dibelakang ketika Ran ingin terjatuh. Berada disamping ketika Ran lelah dan butuh sandaran. Berada didepan dan menarik tangannya, menyuruhnya utk bangkit dari kesedihan.
    Kau mencintai Ran sudah pasti kau ingin melindunginya. Tak peduli jika nyawamu yg harus dipertaruhkan. Dan Ran, kau terlalu setia pada shinichi. Kau menunggunya selama ini, mengingat semua kenangan yg pernah dilalui. Teman masa kecil yg kini dicintainya, entah dimana dia berada. Tapi kau tetap mencintainya. Kau begitu mempercaiyanya, ran. Meski belum tau pasti bagaimana perasaan shinichi, ran tetap menunggu. Mungkin firasat itu sudah ada. Tentang perasaan mereka yg sama. Yang mereka yakini bahwa sesuatu akan lebih indah jika tetap menjadi rahasia. Mereka saling mencintai, namun menutupi.
     Tak peduli orang berkata apa. Aku hanya mengagumi cerita mereka. Aku mengagumi ran yg selalu setia menunggu dan menjaga perasaannya utk shinichi. Aku mengagumi shinichi yg selalu melindungi ran dan dapat diandalkn disaat apapun. Lelaki impianku. Yap. Setiap wanita mempunyai lelaki impian mereka. Tentu saja kami mendambakan itu. Bersanding dengan lelaki impian kami dan menjadi wanita yang paling bahagia didunia.
    Namun kini aku mencintai seseorang. Dia tidak seperti shinichi. Dia berbeda dg shinichi. Entah apa yg membuatku mencintainya. Meski dia bukan lelaki impianku, aku berharap, setidaknya dia dapat menjadikanku wanita yg paling bahagia didunia, tentunya dg cara yg berbeda.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar