expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

Rabu, 26 November 2014

Selalu mengecewakanmu, maaf.

26 nov 2014, 11.46 pm
   Malam guys, malam al. :)
Guys, aku sedih. Rasanya perih, nyesek, tapi kok susah ya buat nangis? Gak tau kenapa. Aku hanya merasa, ada semacam batu ganjalan yg masi enggan utk keluar dari dada aku. Aku mencoba menulis. Bercerita pada kalian, dan mungkin agar dia membaca ini di suatu hari nanti. Berharap dapat meloloskan batu itu dg menulis. Meski aku tau, apa yg kulakukan ini tdk akan merubah keputusanmunya.
       Al kahfi, dia pacarku. Iya, sekarang dia pacar aku. Dulunya aku ngefans sm dia. Idola aku di kampus. Satu taon, waktu yg cukup lama utk berusaha menarik perhatiannya.membuat dia agar mengenaliku, berchat an dengan nya agar hubungan kami semakin dekat, memancing dirinya agar mengajakku kencan, dan akhinya aku berhasil. 20 sep 2014, dia nembak aku. Setelah malam itu dia hampir tak pernah lupa mengirim tulisan 'i love u' utk ku. 'Good night, sayang utkku' dan emoth kissing serta hug. Setiap kali ingin tidur. Dia selalu menuliskan nya utku. lelaki yg dlunya hanya ku kenal lewat obrolan fb dan bbm, kini dengan rutinnya mengatakan itu setiap malam. Sbg pacarku. Ya, pacarku. Ma boy :)
       Lalu apa yg kulakukan? Apa yg kulakukan hingga aku mngecewakannya seperti ini? Selalu sja mengecewakannya. Membuatnya marah dan kesal padaku. Dg ulahku, membuat dia bete dan badmood. Benar2 tdk tau di syukur. Begitulah diriku. apakah 1 thn itu belum cukup lama utk brjuang mndptkn ny? Hingga sebegitu mudah dn seringnya aku membuatnya kecewa.
      Harusnya aku terima saja apa mau nya. Tak perlu protes, berusaha membela diri, dsb. Harusnya aku tak membuat dia kecewa seperti ini. Harusnya aku tdk membiarkn dia mengatakan hal itu. Membuat dia berkata, 'bahwa dia ingin membebaskan diriku utk teman2ku.' Bukan itu al yg aku pengin.

     

Tidak ada komentar:

Posting Komentar